jump to navigation

Mahasiswa ke-dua dari Yogya ….. 4 November 2008

Posted by ilowirawan in Kegiatan SIMKES 07.
trackback
Widi

Mas Widi

Hari Selasa Senin tanggal 3 November Mas Widi (Albertus Widiawan Heri Prasetya, SS) menjadi mahasiswa ke 18 dari SIMKES 2007 yang mempresentasikan proposal dengan judul “Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) di RSUD Kota Yogyakarta”. Walaupun jadi mahasiswa yang ke 18 namun mahasiswa yang baru memiliki satu putri ini merupakan mahasiswa kedua (Mas Adi pertama dari Yogya) yang maju proposal thesis yang berasal dari Yogyakarta. Mudah-mudahan menyusul juga Mas Yudi, Alhiko, Pretty dan kawan-kawan SIMKES 2007 yang lain.

Setelah dibuka oleh Bu Yayik (Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, Ph.D) selaku KDP, selanjutnya dengan penampilan cukup menawan, mahasiswa yang juga merupakan pegawai di RSUD Kota (Wirosaban) Yogyakarta ini menampilkan satu demi satu Power point presentasinya. Salah seorang penguji sempat terlambat 10 menit hadir, yaitu P Anis namun tidak sampai mengganggu jadwal dan menunda acara presentasi. Sekitar 15 menit penyajian proposal thesispun berlalu. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pertanyaan dari Penguji I yaitu dr. Mulyo Hartana, Sp.PD yang sekaligus juga sebagai Direktur RSUD Kota Yogyakarta, Propinsi DIY. Beliau mengajukan beberapa pertanyaan dan saran di antaranya mengapa subyek penelitiannya hanya level manajemen dan bukan level operator, padahal yang tak kalah pentingya di dalam pengelolaan SIM-RS ini tentu saja adalah pihak pengguna (user)? Perlu pula dipertimbangkan untuk melihat sistem manajemen dari sisi lain (keuangan, personalia dan sebagainya) khususnya pada level operator.

Pertanyaan dan klarifikasi berikutnya berasal dari Penguji II yaitu P. Anis (Anis Fuad, S.Ked, DEA) dari SIMKES sendiri. Diantara beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain adalah (output) hasil dari penelitian ini untuk apa? Kemudian harus pula mempertimbangkan tingkat kepuasan dan indikator atau alat ukur apa yang hendak dipakai? Disarankan oleh Dosen pengasuh MK. Evaluasi SIK ini agar melengkapi observation chec klist mengingat hal tersebut termasuk sesuatu yang sangat penting di dalam penelitian ini.

P. Luthfan (dr. Luthfan Lazuardi, Ph.D) selaku pembimbing II menyarankan agar pelibatan pada level operator (user) lebih diprioritaskan mengingat menurut dosen yang terkenal sangat kalem ini, si pihak pengguna akan sangat menentukan di dalam upaya menentukan keberhasilan sistem yang telah dibangun di RSUD Kota. Ditanyakan pula bagaiman halnya dengan sistim informasi pada bagian farmasi yang masih terpisah dan belum terintegrasi dengan software yang dipakai RS.

Sementara disarankan oleh Pembimbing I (DR. Ir. Eko Nugroho, M.Si) agar metode HOT Fit dipakai sebagai metode kualitatif saja. Selanjutnya ditanyakan apakah pertanyaan-pertanyaan yang hendak diajukan melalui kuesioner tersebut telah sesuai dengan informasi yang diminta, apakah RSUD Kota telah ada Standard Operating System (SOP) dan di dalam tim pengelolaan SIM-RS apakah telah pula ditetapkan sebuah Surat Keputusan (SK) dari pihak berwenang?

Sesi terakhir adalah masukan dan saran dari KDP, antara lain bahwa penggunaan kuesioner tertutup di dalam penelitian ini tidak cukup atau tidak sesuai bagi 7 orang responden saja. Untuk metode indepth interview (wawancara mendalam) disarankan agar tidak mengarahkan untuk jawaban “ya” dan “tidak, tetapi menggunakan kalimat tanya “mengapa” dan “bagaimana”. Tujuannya tak lain adalah agar eksplorasi terhadap informasi yang dibutuhkan menjadi lebih banyak dan mendalam. Jumlah pertanyaan untuk indepth cukup 5-10 item saja dan seyogyanya diujicobakan di RS lain yang memiliki karakteristik sama dengan RSUD Kota. Saran yang lain agar memperhatikan teknik penulisan, dan disarankan agar segera mentranskrip hasil indepth begitu data didapatkan.

Ponca

Setelah semuanya berakhir maka seluruh audience dari SIMKES 2007 plus Nyonya Indra Naff (bukan Indra Bekti looo…) diajak ikut berbagi bahagia dengan si empunya acara. Biasa…. Di tengah suasana syahdu dan hujan rintik kami menikmati pedasnya masakan di Kedai Ponca, Terban. Setelah foto-foto sejenak kamipun pulang menuju rumah masing-masing. Makasih traktirannya Mas Widi…. Moga menjadi motivator bagi teman, khususnya teman-teman dari Yogya lain…

Komentar»

1. widyawan - 5 November 2008

Tks Pak Ilo, beritanya komplit… plit, semoga ke 18 warga sismkes yg sudah maju proposal bisa menjadi motivator bagi yang belum seminar proposal (majuuuu ajaaaa, siapa takuuuuuuut), tks juga buat semua temen yg sudah mensupport hingga seminarnya lancar.

2. chandra - 9 November 2008

selamat ya, moga2 lekas penelitiannya. Jangan lupa kalo upacara undang simkes 06 juga ya …

3. anisfuad - 18 November 2008

iya nih..ditunggu kok masih banyak yg belum maju proposal…nunggu apa lagi?

4. widyawan - 21 November 2008

ayo kawan,kita saling berbagi getaran positif (baca lagi artikel ttg ‘getaran positif’ tgl 16 Sep 2007 lalu), supaya warga simkes yg belum PD untuk maju seminar, segera punya semangat baja untuk maju

5. muslimpinang - 22 November 2008

ada satu mhs dari yk yg ditg…tg mr. alhiko,,,tapi dia lg tour ke bali “studi banding”…alias cari ilham….ayo mas cepaten…..di tg makan-makannya…

makan2 wajib bagi seluruh mhs simkes yang menyelesaikan proposal….. pondok cabe menunggu kite ….

muslim


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: