jump to navigation

RINGKASAN HMN WHO -KELOMPOK RESOURCES 4 September 2007

Posted by SIMKES UGM 2007 in Uncategorized.
trackback

RINGKASAN HMN – WHO

KELOMPOK I : RESOURCES

Secara garis besar dapat kita lihat bahwa HMN diterapkan di tingkat nasional. Namun disini kelompok I membatasi bahwa Model HMN WHO ini hanya diterapkan di Tingkat Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten dengan melihat masalah-masalah yang ada.

I. Sumber Daya (Resources)

a. Kebijakan dan Perencanaan

· Secara garis besar UU dan Perda ttg SIK di Provinsi dan Kabupaten sudah ada namun dalam pelaksanaannya belum optimal.

· Perencanaan strategis SIK sudah ada tetapi dalam penerapannya belum optimal di Tingkat Provinsi dan Kabupaten.

· Ada struktur di Tingkat Provinsi dan Kabupaten yang bertanggung jawab terhadap SIK umumnya di bawah subdin/bidang Penyusunan Program khususnya seksi data.

· Ada mekanisme koordinasi lintas sektor (BPS dengan Dinkes) tetapi pertemuan secara rutin tidak dilaksanakan.

· Monitoring kinerja SIK secara berkala telah dilaksanakan dengan rutin.

· Adanya petunjuk teknis dalam pengembangan SIK.

· Adanya kebijakan untuk melakukan pertemuan rutin yang mereview dan menindaklanjuti Pengembangan SIK baik di tingkat Provinsi maupun di Tingkat Kabupaten.

b. Institusi SIK, Sumber Daya Manusia dan Anggaran

· Kapasitas daerah untuk kemajuan SIK sudah mencukupi yang didukung dari aspek epidemiologi, demografi, statistik dan perencanaan kesehatan.

· Adanya tenaga pengelola data bukan fungsional di Dinkes untuk mendesain, mengembangkan dan mendukung proses pengumpulan, analisis dan desiminasi data yang digunakan untuk perencanaan dan manajemen kesehatan.

· Adanyan petugas pengelola SIK yang sudah terlatih di tingkat Provinsi dan Kabupaten.

· Adanya peningkatan kemampuan bagi staf SIK.

· Adanya peningkatan kemampuan bagi staf di fasilitas kesehatan

· Masih terbatasnya ketersediaan teknologi dan informasi serta dukungan database untuk tenaga kesehatan dan SIK di tingkat provinsi-kabupaten

· Pedoman penulisan ada dan digunakan, tetapi tidak menyeluruh dalam mengintegrasikan pengawasan layanan.

· Mutasi tenaga SIK menjadi suatu masalah dalam pengembangan SIK didaerah.

· Terbatasnya sumber dana didaerah dalam pengembangan SIK

c. Infrastuktur SIK

· Adanya data fasilitas kesehatan yang diperbaharui setiap tahun.

· Adanya data pada fasilitas sektor swasta diperbaharui setiap tahun.

· Tersedianya format dan ATK namun tidak mencukupi sehingga mempengaruhi kegiatan SIK.

· Tersedianya komputer untuk menyajikan informasi, tetapi aksesnya belum optimal.

· Belum optimalnya pemanfaatan IT

· Kurangnya dukungan dalam pemeliharaan IT untuk menjamin keberlangsung pengembangan SIK.

KELOMPOK 1 : Desak, Derty, Maulida, Prayekti dan Sukma

Komentar»

1. SIMKES UGM 2007 - 4 September 2007

MOHON KOMENTAR & SARAN BUAT KLP I,TRIMS


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: