jump to navigation

TOR EVALUASI SIK DI KABUPATEN BINTAN KEPRI 23 Agustus 2007

Posted by SIMKES UGM 2007 in Uncategorized.
trackback

A. Latar Belakang

Sejak diterapkannya kebijakan desentralisasi kesehatan, berbagai kalangan menilai bahwa system informasi kesehatan (SIK) di Indonesia bahkan di Kabupaten Bintan sendiri semakin lemah. Departemen Kesehatan selalu mengeluhkan bahwa input data dari propinsi bahkan kabupaten, sangat berkurang. Disisi lain beberapa daerah mengatakan bahwa penerapan system informasi kesehatan semenjak era desentralisasi memberi dampak yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan semakin tingginya motivasi dinas kesehatan untuk mengembangkan SIK, semakin banyak puskesmas yang memiliki komputer, tersedianya jaringan LAN di dinas kesehatan maupun investasi teknologi informasi lainnya.

Seringkali, orang memahami bahwa sistem informasi direduksi mejadi pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak. Padahal komponen lain yang cukup penting untuk diperhatikan adalah mengenai data, orang serta prosedur. Sehingga, framework dari Health Metrics Network (gambar 1), salah satu kelompok kerja di WHO yang memfokuskan kepada pengembangan sistem. Dalam kerangka tersebut adalah faktor sistemik atau lingkungan yang meliputi kepemimpinan, struktur, budaya, peran maupun sumber daya lain serta aspek perilaku merupakan bagian penting yang akan menentukan keberhasilan pengembangan sistem.

KOMPONEN

ISI

Sintesis analisis dan utilasi

Diseminasi dan advokasi kebijakan – implementasi – alokasi – sumber daya – perencanaan dan prioritas – analisis dan penggunaan

Mutu data

Metode pengumpulan – ketepatan waktu – periode – kelengkapan, kesesuaian – disagresi – transparansi

Manajemen data dan infromasi

Sistem pendukung transaksi – sistem manajemen basis data – sistem informasi manajemen dan eksekutif – data warehouse – sistem intelinjens untuk kesehatan masyarakat – SIG

Metode pengumpulan data

Registrasi vital – surveilance penyakit akut – surveilance penyakit kronis – surveilance faktor resiko – statistik – Health Account – survey berbasis populasi – fasilitas kesehatan – sensus

Essensial dataset

Indikator lokal

Indikator nasional (SPM)

Indikator global (MDG)

Konteks dan sistem

Regulasi dan legal

Sumber daya manusia

Infrastruktur informasi kesehatan

Gambar 1: Kerangka Assesment dan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (Menurut Health Metrics Network)

B. Masalah

  1. Data yang terkotak-kotak
  2. Adanya pengulangan data.
  3. Banyak jenis pelaporan.
  4. Hampir semua puskesmas sudah memiliki 3-4 komputer.


C. Tujuan

  1. Mengetahui kinerja sistem yang sudah ada (kelemahan dan kekurangan)
  2. Memperbaiki sistem yang sudah ada

D. Manfaat

  1. Terbangunnya sistem informasi yang lebih baik
  2. Pelaporan lebih tertib waktu.

E. Langkah-Langkah

   1. Persiapan

    • Penunjukkan Penanggungjawab SIK Dinas Kesehatan dan Puskesmas
    • Persentase Prototipe Pengembangan SIK
    • Observasi Infrastruktur
    • Penyediaan Anggaran Pengembangan SIK
    • Penyediaan Sarana Prasarana Pengembangan SIK

       2. Pelaksanaan

    • Pengadaan Jaringan LAN
    • Workshop Pengembangan SIK
    • Pelatihan SDM Kesehatan pengelola SIK
    • Pengadaan Hardware pendukung SIK
    • Pengadaan dan Pendampingan Penggunaan Sofware
    • Pembangunan Jaringan pendukung SIK

     

    Kelompok III.

    1. Abdul Hadi Kadarusno, SKM
    2. Teuku Abdullah, SKM
    3. Adi Widagdo, S.Si
    4. Muslim, S.Gz
    5. Tito Yushadi, S.Si. Apt
    6. Wahyu Hartono, dr

    Komentar»

    1. SIMKES UGM 2007 - 24 Agustus 2007

    Kalo gitu perbaiki aja dulu sistemnya.Akan sia-sia seandainya disediakan perangkat lunak dan keras tanpa didukung SDM yang memadai dan dukungan kebijakan dari otoritas pengambil keputusan.Susilo Wirawan


    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: